Taaruf 4 Minggu Langsung Lamar!

Taaruf sering dipahami sebagai proses mencari jodoh sesuai syariat.

Istilah taaruf sendiri mulai populer di kalangan anak muda yang semakin paham bahaya pacaran.

Nah, ada satu kisah menarik dari sahabat kami mengenai taaruf. Namanya mas Wahyu.

Semua bermula dari DM beliau kepada kami di instagram @NikahAsik:

“assalamualaikum min, alhamdulillah berkat akun mimin… akun mimin jadi perantara ana bertemu dengan istri ana gak sengaja.. syukron min.. selalu menginspirasi min…”

(DM asli sengaja tidak mimin tampilkan karena yang bersangkutan meminta demikian)

 

Masya Allah… baca DM ini kami ikut bahagia. Karena sebenarnya kami menjalankan akun @NikahAsik bukan sebagai media taaruf. (karena besarnya resiko dalam taaruf via dunia maya, meski maslahatnya juga banyak)

Tapi kok bisa ya Mas Wahyu ini ‘sukses’ dapat jodoh lewat akun kami?

Maka kami pun meminta pada beliau untuk menceritakan kisah selengkapnya. Nah, beginilah kisah beliau :

Awal mulanya, mas Wahyu sering baca baca postingan di instagram @NikahAsik
Nggak cuma postingan, komen komennya juga dibaca. Karena banyak komen yang suka lucu-lucu.
Di kolom komen ini, mas Wahyu melihat ada satu komen yang menarik. Terus pas dilihat ternyata yang komen akhwat bercadar.
Kebetulan mas Wahyu sudah siap menikah dan memang mendambakan istri bercadar.
Akhirnya karena tidak tahu siapa mahram si wanita, mas Wahyu nekat men DM wanita itu.
Isi DM nya langsung to the point : apakah sudah ada yang mengkhitbah?
Dan….. dicuekin! ?
Tapi entah kenapa, 3 hari kemudian DM itu dibalas. Dan balasannya juga greget. Singkat saja “ada perlu apa DM ana?” #jleb
Karena niatnya tulus dan nggak modus. Mas Wahyu pun nggak mau basa basi dusta. Langsung saja mas Wahyu menawarkan untuk mengajak taaruf, lewat CV.
Awalnya si akhwat nggak mau, karena memang sebaiknya taaruf itu pakai perantara. Bukan gaya koboi tembak langsung kaya mas Wahyu.
Tapi kemudian mas Wahyu jelaskan, bahwa dia tidak tahu siapa mahram si wanita dan siapa perantara yg bisa dia hubungi. Mas Wahyu pun mengirim CV taaruf sekitar 5 halaman.
Setelah itu…. dicuekin lagi. Mungkin si wanita istikharah dulu.
Singkat cerita, mas Wahyu kemudian menerima CV si wanita. Cuma selembar aja!
Tak mau menunggu lama, mas Wahyu yang asli Cilacap pun segera mendatangi keluarga si wanita di Semarang. Alasannya sih sekalian main ke rumah teman di Semarang. #eaaa
Di rumah si wanita, ternyata bener memang si wanita sangat menjaga diri sekali. Mas Wahyu diterima dengan baik oleh keluarga si wanita.
Pulang pun dibawain oleh oleh kue buatan si wanita (karena si wanita punya usaha jualan kue online)
Nah rupanya berawal dari kue inilah… terjadi hal yang indah…  ???
Kue yang dibawain untuk mas Wahyu dan keluarga ini rupanya disukai oleh ibu mas Wahyu. Terus nggak ada angin nggak ada gerimis mendadak aja ibu mas Wahyu bilang “sudah, kamu sama orang semarang itu saja, jangan kelamaan” #JEDER
restu dan doa ibu sudah di tangan. Mantap sudah mas Wahyu maju menerjang semua halangan. Dengan gagah penuh berkah, mas Wahyu maju mengkhitbah!
Jarak antara pertama kenal sampai maju khitbah cuma 4 minggu. Ketemuan di rumah si wanita cuma 2 kali. Di antara doa dan istikharah, langsung mas Wahyu iringi dengan action dan tindakan nyata.
Dan masya Allah… ketika doa ibu sudah dikantongi, semua terasa mudah.
Sekarang mereka sudah SAH. Jadi suami istri. Mas Wahyu baru 24 tahun dan istrinya baru 21 tahun. Masih kuliah semester 8. Masih skripsi. Tapi udah mantap memulai rumahtangga.


Kamu kapan?  ???

 

semoga hal ini bisa menjadi sebuah inspirasi menarik bagi kita. karena ketika di luar sana banyak yang asyik berpacaran. memamerkan kebebasan mereka dalam berpacaran. bahkan mengkomersialkan hubungan pacaran mereka demi sensasi dan keuntungan duniawi. Semoga kisah semacam ini membuat kita menyadari, bahwa ada sisi lain dari kisah cinta yang lebih mungkin untuk dijadikan teladan dalam kebaikan.

tentu, kisah semacam ini tidaklah sempurna. namun, setidaknya ini adalah sebuah awal yang lebih indah daripada pencarian jodoh yang bergelimang kemaksiatan.

mari kita doakan bersama, semoga mas wahyu, saya dan kamu mendapatkan rumah tangga yang sakinah penuh berkah. mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. dan semoga kita semua bisa menjadi teladan yang baik untuk generasi kita dan generasi setelah kita.

aamiin… semoga!

Eh tapi sebelum kamu menggebu pengen taaruf, pastikan dulu bahwa kami siap menikah. Bukan sekedar pengen menikah.

apa bedanya? simak disini.

70 thoughts on “Taaruf 4 Minggu Langsung Lamar!

  1. MasyaAllah..kalau niatnya udah baik,pasti segera Allah mudahkan..semoga makin banyak yg termotivasi dari kisah ini..aamiin

  2. Subhanallah ? ta’aruf itu memang indah kok , kisah nya hampir seperti kisah saya dan suami , tapi bedanya dia 2 Minggu … Kalau saya kenalan 2 hari lgsung temui orang tua saya trus stelah ketemu seminggu kemudian langsung dilamar ?… Semoga slalu ada kisah inspiratif seperti ini

    1. Masya Allah… kapan kapan cerita dong mba kisahnya biar kami post… bisa DM kami di instagram?

    1. Betul mba… semoga mba dan sahabat yang lain juga bisa segera membina rumah tangga bahagia sakinah

      1. Semoga masih ada. Dan semakin banyak, anak muda yang menyadari bahaya pacaran dan memilih untuk single hingga siap melamar.

  3. Subhanallah ?Menyenangkan sekali
    Karena jodo itu hanya Allah yang tau..kapan datangnya
    Selagi menunggu jodoh kita harus memperbaiki diri dan mendekat pada sang penciptaa ?

  4. Subhanallah takjub..semoga saya di segerakan bertemu dengan jodoh ny..menginspirasi sekali..jodoh di tangan Allah..g ada yang g mungkin kalo Allah sudah berkehendak..

    1. Aamiin… mohon doanya agar bisa terus menebar kebaikan. Dan semoga ini jadi amal jariyah bagi kami dan sahabat semua

  5. Jika Alloh sudah berkehendak yg jauh terasa dekat, yg tdk knl menjadi kenal, yg tdk mungkin menjadi mungkin . Subhalloh indahnya pacaran setelah halal

  6. Masya Alloh… Cerita romantis.. Oia dimana saya bisa lihat artikel sudah siap nikah dengan mau nikah? Syukron

  7. alhamdulillah, semoga berkah ya mas wahyu dan istri. Saya dan suami kemarin juga semacam itu, jarak ta’aruf dg khitbah hanya 2 minggu,

    1. alhamdulillah, terima kasih banyak mbak sudah berkenan membaca… kalau ingin berbagi kisahnya agar menjadi inspirasi sahabat lainnya, bisa kirim via email kontakasik@yahoo.co.id atau whatsapp 0856-9129-5212

  8. Maa Syaa Allaah… Baarakallaahu lakuma wa jama’a baynakuma fii khair ya Mas… Yaa Allaah Permudahlah jg jalannya untukku… Aamiin3 yaa Rabbal aalamiin…

  9. Subhanllah sungguh menginspirasi sekali
    Kalau saya sudah istikharah dan dapat petunjuk
    Tetapi saya blm terlalu siap mnikah
    Padahal sbenarnya ukhty dalam istikharah saya pun spertinya memberi respon yg besar untuk saya… kiranya saran dan solusinya min??

    1. komunikasi sama orangtua.. kadang kita merasa siap, padahal itu bukan siap tapi sekedar pengen saja. coba deh baca artikel kami soal “bedanya siap nikah dan pengen nikah”

  10. MasyaAllah.. ceritanyaaa bikin senyum2 sendiri.. semoga saya dan para single lainnya yg menanti jodoh segeran di pertemukan dengan cara baik..Aamiin…

  11. Maasya Allah, nggak banyak ikhwan yang berani mengambil keputusan menikah dalam waktu singkat, apalagi dalam usia yang masih terbilang muda dan masih KULIAH. Semoga Allah memberkahi semua ikhwan dan akhwat yang sedang berproses menuju pernikahan (termasuk saya).

  12. Pdhl saya jg pngn taaruf,
    Sy memutuskn pcr saya dan ingn taaruf,
    Tiba2 ada laki2 dtang dan ingn menikah i saya,tp malah orgtua saya blng baru knal msak mau nkah dan disuruh sma pcr saya saja
    Sdh saya pdhl saya ingn menikah tp krn harta dan status saya hrz nunggu pcr saya dan terus pcran
    Pdhl saya takut dan pngn tobat dr zina pcran

  13. Masya Allah kisah yg menginspirasi, kalau Allah sdh berkehendak apapun bisa terjadi bahkan dengan sepotong kue restu ibu didapat..
    Semoga lebih byk lagi kisah nyata inspiratif seperti ini, biar kami yg masih menanti bertambah yakin, jika rencana Allah adalah skenario terbaik..
    Terima kasih 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *