Doa Pengantin Baru, Kamu Sudah Hafal Belum?

​Doa pengantin baru bukan saja doa yang diucapkan hadirin kepada mempelai. Tapi doa pengantin baru ada juga yang diucapkan suami kepada istri yang baru dia nikahi.

Biar apa baca doa pengantin baru? Biar diberi kemudahan oleh Allah ﷻ‎ dalam mendidik dan menemani hidupnya.

Secara umum, isi doa pengantin baru adalah berlindung kepada Allah ﷻ‎ dari keburukan sifat pasangan, juga meminta kepada Allah ﷻ‎ segala kebaikan yang dimiliki pasangan.

Bagaimana doanya? Kuy hafalin buat yang pengen nikah.

teks doa pengantin baru

Allahumma inni as aluka khoyrohaa wa khoyro maa jabaltahaa ‘alaih. Wa a’udzubika min syarri haa wa min syarri maa jabaltahaa ‘alaih

Dasarnya adalah sabda Rasulullah ﷺ berikut :

Jika dari kalian menikahi seorang wanita atau ketika membeli seorang pembantu maka ucapkanlah: Ya, Allah sungguh aku meminta kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan apa yang Engkau ciptakan atasnya dan bila seseorang membeli onta maka peganglah ubun-ubunnya dan ucapkanlah seperti itu“.

(HR. Abu Dawud 2/248, Ibnu Majah 1/617 dan lihat Shahih Ibnu Majah 1/324)

doa pengantin baru
ilustrasi dari instagram makeupbyneasonia

Disyariatkan dan disunnahkan bagi sang suami (setelah akad nikah) ketika mendatangi istrinya untuk mengusap ubun-ubun sang istri seraya berdoa dengan doa pengantin baru yang diajarkan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam,

اَللَّهُمَّ إِنِي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan (diri)-nya dan kebaikan (tabiat) yang Engkau ciptakan padanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan (diri)-nya dan keburukan (tabiat) yang Engkau ciptakan padanya.”

(H.R. Abu Dawud, no. 2160; shahih; dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Daud)

Setelah itu, bisa melanjutkan dengan shalat sunnah dua rakaat. Hal ini bisa dilakukan kalau keadaan sudah agak tenang dan tamu sudah sedikit berkurang.

Ketika malam pertama, kalau kemudian ingin menjima istri, maka Sebelum ber-jima’, jangan lupa membaca:

 بِسْمِ اللهِ ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Dengan nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah setan dari kami dan dari (anak) yang Engkau karuniakan kepada kami.” (Muttafaq ‘alaih)

bismillahi, allahumma jannibnasy syathon, wa jannibisy syaithon maa rozaqtanaa….

Sumber: https://muslimah.or.id/4425-bukan-sekadar-mematahkan-hawa-nafsu.html

kuy hafalin ya para calon pengantin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *