Cerai Bukan Solusi (Curhat Pernikahan)

Cerai seringkali dianggap sebagai keputusan terbaik. Kasus cerai pasangan suami istri umumnya dilakukan dalam keadaan emosional dan tanpa pikir panjang. Ketika terjadi konflik/perseteruan, dua pihak yang sama sama panas tidak ada yang mau mengalah, ujungnya cerai minta pisah.

Menurut sebuah sumber, dikatakan bahwa 1 dari 5 pernikahan di Indonesia berakhir dengan perceraian.

Serem ya?

Banyak hal yang mendasari terjadinya perceraian. Namun seringkali, cerai bukan solusi terbaik. Ia hanya solusi termudah.

Pernah ada curhat masuk di akun instagram @MuslimahCurhat

(Silahkan difollow bila berkenan, khusus untuk muslimah)

Isi curhatnya kurang lebih begini :

Sepasang suami istri yang sudah punya anak. Sang istri melakukan suatu kesalahan. Sang suami enggan memaafkan. Sang istri pergi ke rumah ibunya. Dan sang suami seolah cuek sekali ….

cerai bukan solusi

Ketika ego berbicara, maka masalah sepele bisa menjadi rumit. Ketika dua pihak sama sama keras kepala, tidak ada yang mau merendah dan mengiba, maka hati yang luka akan semakin perih terasa…

Dan ini jawaban admin @MuslimahCurhat yang cukup bijak :

Waalaikumussalaam warohmatullohi wabarokaatuh

Dear shalihah, salah satu yang paling disukai setan adalah memisahkan dua pasang suami istri. Menghancurkan rumah tangga. Memecah keluarga.

Mereka yg pacaran dikompori agar semakin rindu dg pasangan haramnya dan membara nafsunya. Sementara mereka yg menikah dibisiki agar semakin sebal dg pasangan halalnya dan meredup cintanya.

Jangan mau kalah dengan setan!

Mengalah pada suami. Merendahlah dan ajak suami bicara dg ramah dan hangat. Ajak bercanda. Ajak romantis. Jangan gengsi atau malu, dia suami anda!

Cobalah menarik perhatian suami seolah anda adalah cinderella dan suami anda adalah pangeran tampan nan bangsawan.

Lakukan dengan sungguh2! Demi anak anda, demi rumah tangga anda dan (yang paling utama) demi PAHALA SEBAGAI ISTRI SHALIHAH.

semangat ya… #muslimah #curhat #curhatmuslimah #berkah #indah #manfaat #curhatan #nasihat
Sungguh indah bila salah satu pihak bersedia menekan ego nya demi maslahat yang lebih besar.

Menunduk untuk menjulang.

Meremukkan kepuasan pribadi demi kebahagiaan anak.

Semoga Allah ﷻ‎ merahmati suami/istri yang bersedia mengorbankan perasaannya demi pasangan, ikhlas mengalah demi kebaikan, dan melupakan hal salah demi keutuhan.

Tiada guna merasa menang dan puas, namun sesungguhnya dia termakan jebakan setan.

Mengalah takkan membuat anda hina. Justru semoga itu jadi tabungan pahala akhirat nantinya.

Mungkin anda merasa masalah anda berat. Tapi tidakkah anda bersyukur bahwa seburuk apapun pasangan anda, masih banyak di sekitar kita mereka yang bahkan belum bertemu dengan jodohnya.

Jadi, mari perbanyak syukur, kurangi berantem.

One thought on “Cerai Bukan Solusi (Curhat Pernikahan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *