10 Cara Menghemat Biaya Pernikahan yang Bisa Anda Praktekkan

Menghemat Biaya Pernikahan dengan 10 Tips ini, apa saja?
tips menghemat biaya pernikahan

Menghemat biaya pernikahan adalah keinginan semua pasangan. Biaya pernikahan selama ini selalu menjadi salah satu faktor yang menghambat seseorang menikah. Seringkali keinginan menikah sudah menggelora, namun tertahan karena faktor biaya.

Baca juga : beda siap nikah dan pengen nikah

Padahal, besarnya biaya pernikahan bisa disesuaikan dengan kemampuan. Karena hajatan pernikahan tidak memiliki patokan pasti soal besaran biaya yang wajib dikeluarkan. Kalau anda bisa menghemat biaya pernikahan anda, kenapa tidak?

Pernikahan yang indah bukan hanya soal mewah. Tapi lebih penting adalah soal berkah.

Lalu apa saja hal yang bisa anda lakukan untuk menghemat biaya pernikahan? simak 10 langkah berikut ini :

1. Pre Wedding? No Thanks

Selain pada saat itu anda belum halal dengan calon anda, juga anda bisa menghemat biaya dengan tidak melakukan sesi foto-foto pre wedding.

Pre Wedding bukanlah sesuatu yang dibutuhkan dalam prosesi pernikahan baik secara agama maupun negara.

Lagian, apa gunanya sih foto pre wedding? untuk dipajang di acara resepsi anda? atau untuk ditaruh di lembar undangan?

Kalau jawaban anda adalah untuk ditaruh di lembar undangan, maka tips kedua ini perlu anda simak

2. Tak Perlu Undangan Mahal

Faktor pertama yang sering menghabiskan biaya adalah masalah undangan.

Ijinkan saya bertanya pada anda, ketika anda menerima sebuah undangan pernikahan. apa yang anda lakukan dengan kertas undangannya setelah anda menghadiri pernikahan itu?

Apakah anda menyimpannya? atau anda koleksi? Sebagian besar orang, saya yakin, akan menjawab tidak. Mereka akan membuang undangan itu begitu selesai dibaca. Sebagus dan semahal apapun kertas yang digunakan, undangan berakhir di tempat sampah.

Jadi, apa gunanya anda habiskan dana pernikahan anda untuk hal ini?

Fungsi dari undangan pernikahan adalah memberikan informasi kepada orang lain mengenai pernikahan anda. Kapan, dimana, jam berapa dan sebagainya. itu saja. Sekedar menyampaikan informasi.

Di masa sekarang ini anda bisa melakukannya dengan banyak cara. Anda bisa mendesain dan mencetak sendiri undangan anda dengan sederhana. Atau lebih murah lagi, anda membuat undangan versi digital saja. Cukup kirim via email pada semua kerabat, sebar di grup whatsapp, atau umumkan di sosial media yang anda miliki.

Biaya yang dibutuhkan hanya paket kuota. Murah!

3. Akad Gratis

Prosesi akad nikah merupakan prosesi sakral. Tapi pada intinya, prosesi ini hanya membutuhkan kehadiran pengantin pria, wali, dan dua orang saksi.

Tidak perlu mengundang seluruh penduduk kampung menyaksikan, cukup keluarga inti saja.

Lalu bagaimana agar prosesi akad berjalan gratis? datang saja ke KUA terdekat pada jam kerja. Ajak keluarga inti dari kedua mempelai. di KUA, selama jam kerja, biaya penghulu adalah nol rupiah alias gratis.

nikah gratis menghemat biaya pernikahan
nikah di KUA gratis

Lalu bagaimana jika anda ingin membuat seluruh kampung menyaksikan prosesi akad nikah anda? Gampang! Tinggal anda rekam prosesi tersebut, lalu tayangkan nanti ketika resepsi berlangsung. seru dan unik, bukan?

4. Video Shooting? Nggak Penting

Silahkan tanyakan ini kepada mereka yang sudah berpuluh tahun menikah. Berapa kali dalam setahun mereka menonton ulang video resepsi pernikahan mereka?

Jawabannya mungkin akan mengejutkan anda.

Saya sendiri sudah menikah hampir 10 tahun. Dan selama 2-3 tahun terakhir, sepanjang yang saya ingat, saya dan istri saya tidak pernah lagi menonton rekaman video resepsi pernikahan kami. Saya masih bisa mengingat (secara samar) siapa saja yang hadir dalam pernikahan saya. Apa saja momen berkesan yang terjadi. Dan bagaimana manisnya semua prosesi itu berlangsung. Tapi saya tidak pernah lagi menonton rekaman video pernikahan saya dulu.

Inilah yang perlu anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menyewa jasa professional wedding photographer (and video). Tanyakan pada diri anda, perlukah ini? Sesuaikah dengan biaya yang saya keluarkan? Bisakah saya menghemat biaya pernikahan dari post ini?

Dokumentasi sih oke saja. Sebagai bukti otentik bahwa anda sudah melangsungkan pernikahan. Tapi apa perlu sampai sewa video shooting segala? toh sekarang pakai kamera HP pun sudah bisa didapat hasil yang (lumayan) memuaskan. Yang anda butuhkan adalah sedikit skill dalam video editing.

Pertimbangkan dan sesuaikan dengan budget anda.

5. Walimah Sederhana

Setelah prosesi akad di KUA selesai, anda bisa menggelar acara walimah. Tak perlu mewah dan bikin lelah.

Anda bisa mengundang tetangga kanan kiri datang, menyembelih seekor kambing dan mengajak makan semua hadirin. Biaya yang dibutuhkan untuk mengolah seekor kambing sampai siap saji (termasuk beli kambingnya) bervariasi antara 2-5 juta.

Pada tahun 2016 kemarin, saya pernah memesan paket akikah lengkap (beli 1 ekor kambing dewasa, disembelihkan, diolah menjadi 2 jenis masakan, diatur dalam boks bersama nasi-acar-kerupuk, dan diantar ke lokasi hajatan) hanya seharga 3,2 juta. Dapat bonus pula, berupa buku akikah dan kotak boks yang bertuliskan nama si jabang bayi. Waktu itu lokasi saya di Pekalongan, Jawa Tengah. denger-denger untuk kota besar harganya bisa lebih murah lagi.

Sederhana, murah dan simple.

6. Pelaminan Home Made

Bagaimana bila keluarga anda tidak menghendaki walimah sederhana seperti tadi dan tetap menuntut diselenggarakannya prosesi resepsi seperti pada umumnya? dengan segala macam pelaminan dan dekorasinya. Anda bisa melakukan tips berikut ini : membuat pelaminan anda sendiri.

Kenapa harus sewa perlengkapan pelaminan mahal bila anda bisa mengkreasikannya sendiri?

Gunakan saja perabot yang anda miliki di rumah untuk membuat pelaminan sederhana. Gunakan kursi tamu, sofa, atau apa yang anda anggap menawan dan elegan untuk dipadu padankan dengan pernak pernik cantik seperti bunga, balon, dan set dekor menarik.

7. Gaun Pengantinnya Mau Dipakai Lagi?

Hal yang paling boros adalah membeli sebuah pakaian yang hanya akan anda pakai sekali dalam seumur hidup. Itulah yang terjadi dengan gaun pengantin anda. Orang membeli gaun pengantin dengan harga mahal, padahal hanya akan dipakai sekali seumur hidup.

Apakah hal itu salah? Ya, kalau memang ada biaya tentu tidak ada masalah. Tapi masih ada cara lain yang bisa anda lakukan untuk menghemat biaya pernikahan anda.

Yang lebih murah dari membeli gaun pengantin adalah menyewa gaun pengantin. Toh bukan gaunnya yang berkesan tapi momen sakralnya yang takkan terulang.

Tapi ada yang lebih murah lagi daripada menyewa gaun pengantin. Yaitu memakai pakaian yang anda miliki sebagai gaun pengantin.

Jas hitam, jilbab putih dan gamis putih tentu lebih mudah didapatkan dan lebih murah dari segi harga. Bahkan bisa jadi anda sudah memilikinya. Jadi, untuk apa khusus menyewa baju pengantin (apalagi membelinya)?

8. Tradisi Bisa Dikurangi

Ada beberapa acara adat yang memakan banyak waktu dan biaya ketika dilakukan. Dan sebenarnya, acara tersebut justru membuat para undangan kelelahan menyaksikan. Semua prosesi adat bukanlah syarat sah pernikahan baik secara agama dan negara.

Ini sekedar saran, bisa anda terima atau tidak. Tapi tidak ada keharusan bagi anda untuk melakukan semua tradisi dan prosesi adat dalam pernikahan. Apalagi kalau sudah menyangkut adat yang bertentangan dengan syariat agama.

Yang paling penting bagi tamu undangan sebenarnya bukan kelengkapan prosesi adat. Tapi kehangatan dan kesan positif yang mereka dapatkan selama acara.

9. Katakan Tidak Pada Wedding Cake

Pernah lihat resepsi pernikahan dengan kue pernikahan besar yang bertingkat-tingkat? atau hiasan makanan seperti tumpukan gelas, bunga bungaan dan balok es yang diukir nama pasangan?

Anda akan sangat menghemat biaya jika tidak memesan itu semua. Pastikan bahwa anda menyajikan makanan yang memang benar-benar akan dimakan oleh tamu undangan. Tidak perlu memesan terlampau banyak juga karena makanan tersebut nantinya justru menjadi mubadzir apabila tak semuanya dikonsumsi.

10. Bulan Madu Low Budget

Bulan madu pengantin baru, dimanapun akan terasa indah. Tak perlu jauh jauh merencanakan trip ke Bali, Singapura, atau Raja Ampat. Karena sejatinya bukan kemana nya yang bikin asik, tapi dengan siapa nya.

Cukup jalan jalan ke pantai di kota anda, atau main ke bukit di kampung mertua, anda sudah bisa menghemat biaya pernikahan. Semua akan terasa berkesan dan menyenangkan bersama pasangan halal. Insya Allah.


itulah 10 cara menghemat biaya pernikahan yang bisa anda lakukan. Bukan saja hal itu akan mengamankan tabungan anda. Tapi hal ini juga bisa menjadi edukasi positif bagi masyarakat sekitar anda bahwa pernikahan tidak selamanya harus mahal.

Tunjukkan bahwa meskipun anda mampu, tapi tidak selayaknya sebuah acara sakral menjadi ajang gengsi dan pamer antar tetangga. Bahkan tak jarang membuat seseorang terjerat hutang yang besar. Ada pula yang menjadi bahan gunjingan dan celaan karena acara yang digelar tidak sesuai standar dan ekspektasi mereka sendiri.
“tapi gimana lagi, paman saya maunya harus sewa gedung megah untuk acara”

“ya habis sepupu jauh dari kakek saya menghendaki kalau acara resepsi harus dilaksanakan paling tidak 3 hari 3 malam”

kalau mereka yang menghendaki itu siap membiayai, ya tidak masalah. Tapi akan jadi masalah kalau mereka yang pengen acara mewah, tapi kita atau calon kita yang disuruh membiayai semuanya.

Biarlah anda menghemat biaya pernikahan dan memulai rumah tangga baru anda dengan sedikit simpanan tabungan. Bukan dengan setumpuk hutang yang menanti dilunasi.

kalau memang ada uang tersisa, tak ada salahnya juga anda menggunakannya untuk membeli sepetak tanah, atau bersedekah ke panti asuhan terdekat.

Biar makin berkah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *